BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM / Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi Program Kemenko Polkam Dan Evaluasi IKU Nasional Penanganan Konflik Sosial Tahun 2025 di Provinsi Jawa Barat.
Penanganan konflik sosial adalah salah satu isu strategis dalam agenda pembangunan nasional untuk periode 2024–2029.
“Penanganan yang efektif dan terkoordinasi diperlukan guna memastikan stabilitas dan keamanan nasional tetap terjaga di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang,” ujar Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kontijensi, I Nyoman Sukasana di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/7/2025).
Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan menyoroti pentingnya stabilitas sosial untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi.
Senada dengan arahan Presiden, Menko Polkam Jend. Pol (Purn) Budi Gunawan juga menegaskan pentingnya kapasitas deteksi dini di seluruh wilayah Indonesia untuk mengantisipasi eskalasi konflik sosial di masyarakat.
Penanganan konflik sosial masih menghadapi sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian dan koordinasi lintas sektor.
Salah satu persoalan utama adalah masih adanya perbedaan pandangan di antara para pemangku kepentingan, yang menyebabkan perbedaan data dan interpretasi terhadap permasalahan di lapangan.
“Rakor ini menyoroti pentingnya akuntabilitas seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah, dalam penanganan konflik sosial. Pemerintah daerah perlu didorong untuk lebih bertanggung jawab terhadap stabilitas wilayahnya, termasuk memastikan pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (Timdu PKS), penerapan prosedur sesuai regulasi, serta kontribusi aktif dalam mencegah dan merespons potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban umum dan ketahanan nasional,” kata Nyoman.
Kemendagri, TNI, Polri, dan kementerian/lembaga terkait telah menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dalam penanganan konflik sosial.
Hal ini selaras dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan stabilitas sosial sebagai salah satu prioritas utama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan damai.
(*)




























