LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM / Polsek Mandor~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Dengan suasana yang semula berjalan biasa, mendadak terasa berbeda.
Di bawah temaram lampu warung kayu sederhana, sekelompok warga tampak asyik bercengkerama, menghabiskan waktu dengan obrolan santai dan tawa ringan.
Tak ada yang menyangka, suasana itu akan berubah menjadi momen penuh makna.
Langkah kaki aparat kepolisian perlahan mendekat, memecah keheningan malam. Sorot mata warga pun beralih. Bukan rasa takut yang muncul, melainkan rasa penasaran.
Dengan sikap tegas namun bersahabat, polisi menyapa warga yang sedang nongkrong.
“Minggu malam (19/4/2026) polisi juga berikan himbauan kepada warganya,” ucap petugas dengan nada tenang namun penuh perhatian
Suasana yang semula santai berubah menjadi lebih hangat. Percakapan antara polisi dan warga pun mengalir, bukan dalam bentuk teguran keras,
melainkan pesan-pesan bijak tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H.,
secara terpisah menyampaikan bahwa patroli malam ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Di saat sebagian orang terlelap, polisi tetap bergerak. Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman, sekaligus membangun kedekatan agar tidak ada jarak antara polisi dan warga,” tegasnya.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya tidak ingin hanya dikenal saat terjadi masalah.
Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan mampu mencegah potensi gangguan sejak dini.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama menjaga situasi tetap kondusif, saling peduli, dan tidak ragu melapor jika ada hal mencurigakan,” tambahnya.
Malam itu, bukan hanya patroli yang dilakukan. Ada pesan kuat yang tertinggal—bahwa keamanan lahir dari kebersamaan.
Di balik obrolan sederhana dan sapaan hangat, terjalin kepercayaan antara aparat dan masyarakat.
Dan di bawah cahaya lampu yang sederhana, satu hal menjadi jelas—negara hadir, bahkan di sudut malam yang paling sunyi.
(*)



























