BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM / Bhabinkamtibmas Desa Karangharja Polsek Pebayuran melaksanakan kegiatan sambang warga atau door to door system di Kampung Kobakceper RT 005/RW 002, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu, 8 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Aiptu Acep A. sebagai bagian dari upaya kepolisian menyerap informasi kamtibmas secara langsung dari masyarakat.
Melalui dialog bersama warga, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Dalam kesempatan itu, warga diimbau untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari.
Orang tua diminta mengawasi anak-anak agar tidak keluyuran hingga larut malam guna mencegah keterlibatan dalam tawuran maupun kenakalan remaja.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor dan barang berharga.
Warga diminta menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan serta tidak memarkirkan kendaraan di tempat sembarangan.
Pesan tegas juga disampaikan terkait bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Masyarakat diajak menjauhi narkoba karena dapat merusak kesehatan, mengganggu mental, serta membawa konsekuensi hukum bagi para pelakunya.
Tidak hanya itu, warga juga diingatkan agar menjauhi segala bentuk perjudian, baik judi online, judi kartu, maupun sabung ayam. Kepolisian menegaskan bahwa pelaku maupun penyelenggara perjudian dapat dikenakan sanksi pidana sesuai aturan hukum yang berlaku.
Sebagai bagian dari pelayanan cepat kepada masyarakat, Bhabinkamtibmas turut menyosialisasikan nomor layanan pengaduan kepolisian.
Warga dapat menghubungi Polres Metro Bekasi di 08111939110, layanan kepolisian 110, serta Polsek Pebayuran di 085888790709 apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana atau gangguan kamtibmas.
Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Pebayuran berharap komunikasi antara polisi dan masyarakat semakin kuat. Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi juga lahir dari kepedulian warga dalam menjaga kampungnya tetap aman, nyaman, dan bebas dari gangguan sosial.
(*)




























