LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM / Polsek Meranti ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Sabtu malam (18/4/2026) yang semula berjalan tenang di sebuah sudut Kecamatan Meranti berubah menjadi momen penuh makna.
Di bawah temaram lampu warung sederhana, beberapa warga tampak bersantai melepas penat.
Tawa ringan dan obrolan santai mengalir, hingga kehadiran aparat kepolisian yang tengah berpatroli perlahan mendekat.
Bukan untuk menciptakan jarak, justru kehadiran polisi malam itu menghadirkan kehangatan.
Dengan pendekatan humanis, petugas duduk bersama warga, menyatu dalam suasana sederhana namun penuh keakraban. Percakapan pun mengalir, dari cerita keseharian hingga hal-hal yang lebih serius.
Di tengah obrolan tersebut, pesan penting disampaikan. Polisi mengingatkan kembali ancaman nyata dari judi online yang kini kian mengintai berbagai lapisan masyarakat
“Jangan sampai terjebak. Judi online itu tidak pernah memberi keuntungan, justru perlahan merusak ekonomi keluarga dan masa depan,” ujar petugas dengan nada tegas namun bersahabat.
Imbauan itu disampaikan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepedulian agar masyarakat tidak terjerumus dalam lingkaran kerugian yang sulit diputus.
Warga yang mendengar pun tampak menyimak dengan serius, menyadari bahwa ancaman tersebut nyata dan dekat.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti, IPDA Uwes, S.H.,
saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa patroli malam tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Pendekatan seperti ini penting, agar pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan lebih baik. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya terus mengingatkan warga agar bijak dalam menggunakan teknologi,
serta tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan instan yang ditawarkan melalui praktik ilegal seperti judi online.
“Mari kita jaga diri, keluarga, dan lingkungan. Jangan sampai masa depan rusak hanya karena godaan sesaat,” tegasnya.
Malam itu, patroli tak hanya meninggalkan jejak keamanan, tetapi juga pesan yang menggugah kesadaran.
Di tengah kesederhanaan warung dan hangatnya kebersamaan, hadir sebuah pengingat: bahwa menjaga diri dari hal-hal merugikan adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih baik.
(*)



























