PRINGSEWU // MEDIATNI-POLRI COM/ Patroli polisi di sejumlah objek vital di Pringsewu bukan sekadar memastikan situasi tetap aman. Di tengah aktivitas masyarakat yang terus berjalan, petugas juga memastikan kamera pengawas (CCTV) dan alat pemadam api ringan (APAR) benar-benar tersedia dan siap digunakan saat dibutuhkan.
Hal itu dilakukan Unit Pengamanan Objek Vital (Obvit) Sat Samapta Polres Pringsewu saat melaksanakan patroli di sejumlah objek vital tertentu dan fasilitas publik, Selasa (1/9/2026).
Beberapa lokasi yang disambangi di antaranya SPBU Tambahrejo, Gadingrejo, Hotel Regency, Multi M Sidoharjo, serta sejumlah lokasi lainnya.
Di setiap lokasi, petugas tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga berkomunikasi dengan petugas maupun pengelola setempat.
Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi lingkungan, sistem pengamanan, hingga sarana pendukung yang dapat membantu mencegah maupun menangani gangguan keamanan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan dan fungsi CCTV. Kamera pengawas dinilai memiliki peran penting, bukan hanya untuk memantau aktivitas di sekitar lokasi, tetapi juga dapat membantu petugas ketika terjadi tindak kriminalitas.
“CCTV ini sangat membantu. Ketika terjadi suatu kejadian, rekaman kamera bisa menjadi petunjuk bagi petugas untuk mengetahui apa yang terjadi, termasuk membantu mengidentifikasi pelaku,” kata Kasat Samapta AKP Hasbulloh mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra.
Menurutnya, keberadaan CCTV menjadi semakin penting di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat, termasuk SPBU, hotel, pusat perbelanjaan maupun fasilitas publik lainnya.
Rekaman kamera dapat membantu mengungkap berbagai kejadian, terutama tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Karena itu, petugas juga mengingatkan pengelola objek vital agar memastikan kamera pengawas berfungsi dengan baik, memiliki jangkauan yang memadai, serta rekamannya tersimpan sehingga dapat digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Selain CCTV, petugas turut memperhatikan keberadaan APAR. Sarana sederhana ini dinilai penting untuk memberikan penanganan awal apabila terjadi kebakaran sebelum api membesar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“APAR juga harus dipastikan tersedia dan kondisinya layak digunakan. Kita tidak pernah tahu kapan terjadi keadaan darurat. Yang paling penting adalah kesiapan, sehingga ketika muncul api, bisa segera dilakukan penanganan awal,” ujar Hasbulloh.
Patroli tersebut sekaligus menjadi upaya untuk membangun kesadaran bersama bahwa keamanan objek vital bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi.
Pengelola dan seluruh orang yang beraktivitas di lokasi juga memiliki peran dalam menjaga keamanan dan keselamatan.
Petugas mengimbau pengelola untuk tidak mengabaikan hal-hal kecil yang berkaitan dengan keamanan, mulai dari memastikan CCTV menyala, penerangan di area tertentu cukup, akses keluar-masuk terpantau, hingga APAR berada di tempat yang mudah dijangkau.
Di sisi lain, masyarakat yang berada di lokasi objek vital juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan kendaraan yang diparkir.
Kehadiran petugas melalui patroli diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku kejahatan.
AKP Hasbulloh menambahkan, patroli akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari langkah pencegahan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memastikan objek vital dan fasilitas publik tetap berada dalam kondisi aman.
“Patroli ini merupakan langkah preventif. Kita ingin hadir sebelum terjadi gangguan, bukan setelah kejadian. Selain menjaga kamtibmas, kita juga ingin memastikan sarana keamanan di objek vital benar-benar siap mendukung apabila terjadi sesuatu,” pungkasnya.
(*)




























