Pringsewu, MEDIATNI-POLRI.COM ~ Duka mendalam menyelimuti jajaran Polres Pringsewu. Salah satu personel terbaiknya, Aipda Triyoto SH, anggota Unit Pelayanan Masyarakat yang bertugas di Polsubsektor Banyumas, Polsek Sukoharjo, meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif selama 24 hari di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung akibat sakit sindrom mielodisplastik.
Almarhum yang merupakan lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II Tahun 2005 itu dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 WIB.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Pekon Sinar Baru, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Ribuan pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari anggota kepolisian, aparatur pekon, tokoh masyarakat hingga warga sekitar, memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.
Selama lebih dari 20 tahun mengabdi di institusi Polri, Aipda Triyoto dikenal sebagai sosok sederhana, ramah dan dekat dengan masyarakat. Dimanapun bertugas, almarhum dikenal mudah bergaul serta selalu hadir membantu warga yang membutuhkan.
Prosesi pemakaman dilakukan secara dinas kepolisian sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas di Korps Bhayangkara.
Upacara diawali dengan serah terima jenazah dari pihak keluarga kepada Polres Pringsewu yang diterima langsung Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra selaku pimpinan apel.
Selanjutnya, prosesi apel persada digelar di TPU Pekon Sinar Baru dengan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sejumlah pejabat utama Polres Pringsewu, personel kepolisian, keluarga besar almarhum serta ratusan warga turut hadir mengantarkan kepergian almarhum ke peristirahatan terakhir.
Suasana emosional tak terbendung saat jenazah hendak dimasukkan ke liang lahat. Tangis keluarga, kerabat dan rekan sesama anggota pecah mengiringi prosesi pemakaman. Beberapa personel bahkan tampak menundukkan kepala menahan duka kehilangan sosok rekan yang dikenal baik dan berdedikasi tinggi.
Dentuman tembakan salvo ke udara semakin menambah suasana haru dalam prosesi pemakaman tersebut. Upacara kemudian ditutup dengan tabur bunga dan lantunan doa bersama sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum.
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kabag SDM AKP Tamzis menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya Aipda Triyoto.
“Almarhum adalah anggota yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin dan sangat dekat dengan masyarakat. Kami keluarga besar Polres Pringsewu merasa sangat kehilangan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AKP Tamzis.
Ia juga mengatakan, semasa hidupnya Aipda Triyoto dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan loyal dalam menjalankan tugas.
“Beliau sosok yang sederhana, tidak pernah mengeluh dalam bertugas dan selalu siap membantu masyarakat maupun rekan kerja. Pengabdian serta keteladanan almarhum akan menjadi kenangan dan inspirasi bagi kami semua,” tambahnya.
AKP Tamzis menegaskan, prosesi pemakaman secara kedinasan merupakan bentuk penghormatan institusi Polri atas jasa dan pengabdian almarhum selama berdinas.
“Semoga segala amal ibadah beliau diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta keikhlasan,” tandasnya.(*)




























