LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM / Mandor~ Bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Mandor, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, telah dilaksanakan Rapat Pertanggungjawaban Keuangan Panitia Naik Dango XLI Kecamatan Mandor Periode 2026–2028, pada Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Mandor Rumolda Reno, S.KM., Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., Danramil Mandor PELTU Dedi Kristianto, S.E., Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Mandor Agus Guletek, S.E., Ketua Panitia Naik Dango Periode 2026–2028 Yunus Ari Seprianus, para kepala desa se-Kecamatan Mandor, pengurus adat, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.
Rapat diawali dengan kata pengantar dari Ketua Panitia Naik Dango Periode 2026–2028 Yunus Ari Seprianus, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan Naik Dango XLI.
Ia juga menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban keuangan merupakan bentuk komitmen panitia dalam mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Selanjutnya, Ketua DAD Kecamatan Mandor Agus Guletek, S.E., dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya serta adat istiadat Dayak sebagai warisan leluhur yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.
Camat Mandor Rumolda Reno, S.KM., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh panitia atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan pelaksanaan Naik Dango XLI.
Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dalam mendukung pembangunan dan pelestarian budaya di Kecamatan Mandor.
Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Naik Dango sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sementara itu, Danramil Mandor PELTU Dedi Kristianto, S.E., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta melestarikan budaya daerah sebagai identitas bersama.
Agenda utama rapat dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan Panitia Naik Dango XLI Periode 2026–2028 yang dipaparkan secara terbuka kepada seluruh peserta rapat.
Penyampaian laporan tersebut menjadi wujud transparansi panitia dalam pengelolaan anggaran sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan kontribusi berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan Naik Dango XLI, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berpartisipasi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan berakhir dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, serta komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai adat dan budaya Dayak di Kecamatan Mandor.
(*)




























