LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Sebangki~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kabupaten Landak, upaya perlindungan terhadap kesehatan masyarakat terus diperkuat.
Salah satunya dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan bagi warga Desa Kumpang Tengah, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Jumat (4/9/2026)
Kegiatan tersebut menjadi langkah antisipatif untuk mendeteksi sedini mungkin berbagai keluhan kesehatan yang berpotensi muncul akibat paparan kabut asap dari karhutla.
Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dengan melibatkan jajaran Polsek Sebangki, Pemerintah Kecamatan Sebangki, Puskesmas Sebangki, Pemerintah Desa Kumpang Tengah, serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah, Camat Sebangki Yopita, S.H. beserta staf, Kepala Puskesmas Sebangki Manok Triono, S.K.M. beserta staf, Kepala Desa Kumpang Tengah Martius, serta sejumlah warga Desa Kumpang Tengah.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah, mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan langkah preventif kepolisian bersama unsur pemerintah terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak karhutla.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat. Kami bersama pemerintah kecamatan, puskesmas dan pemerintah desa ingin memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau, terutama di tengah adanya kabut asap akibat karhutla,” ujar Ipda Rudiyansyah.
Lanjut Kapolsek menambahkan, kondisi kabut asap tidak boleh dianggap sepele karena paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap gangguan pernapasan.
Menurutnya, langkah pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari upaya pencegahan agar apabila ditemukan keluhan atau gangguan kesehatan, masyarakat dapat segera memperoleh penanganan dari tenaga medis.
Kapolsek juga berpesan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kabut asap cukup tebal. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker dan tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, mata perih atau gangguan kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” pesannya.
Sementara itu, Camat Sebangki Yopita, S.H., menjelaskan bahwa keterlibatan pemerintah kecamatan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi dampak karhutla.
Ia mengapresiasi langkah Polsek Sebangki dan Puskesmas Sebangki yang secara bersama-sama turun langsung memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan kepada warga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara bersama-sama. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat tetap sehat dan mendapatkan informasi yang benar dalam menghadapi kondisi kabut asap,” jelas Yopita.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Sebangki Manok Triono, S.K.M., menuturkan bahwa pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi warga sekaligus memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan di tengah paparan asap.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama kondisi kabut asap berlangsung.
“Masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap. Bila muncul keluhan kesehatan, terutama gangguan pernapasan, sebaiknya segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan,” tuturnya.
(*)




























