BANYUWANGI // MEDIATNI-POLRI.COM / Rabu 12 Agustus 2026 — Kegiatan penebaran ikan dilaksanakan di Rawa Bayu, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu, 12 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB.
Rawa Bayu dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Banyuwangi, serta dikaitkan dengan peninggalan masa Prabu Tawang Alun.
Suasana alam yang asri menjadikan kawasan ini bukan hanya penting untuk dijaga kelestariannya, tetapi juga menjadi bagian dari warisan yang perlu dikenalkan kepada generasi muda.
Kegiatan penebaran ikan tersebut mendapat perhatian besar dari berbagai unsur. Hadir dalam kegiatan ini jajaran Kepolisian, TNI, Dinas Pengairan, kepala dinas, Lurah/Kepala Desa Bayu, dinas-dinas terkait lainnya, para pelajar, serta ratusan masyarakat setempat.
Sejak kegiatan dimulai, masyarakat terlihat sangat antusias. Warga berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan secara langsung prosesi penebaran ikan.
Kehadiran anak-anak sekolah juga memberikan nilai edukasi tersendiri tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, sumber daya air, dan ekosistem Rawa Bayu.
Penebaran ikan diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kelestarian Rawa Bayu merupakan tanggung jawab semua pihak.
Yang menarik, keramahan masyarakat Desa Bayu begitu terasa sepanjang kegiatan. Warga menyambut para tamu yang hadir dengan sangat baik dan penuh kekeluargaan.
Bahkan ketika acara telah selesai, masyarakat masih menunggu para tamu yang hendak meninggalkan lokasi untuk bersalaman dan menyampaikan salam perpisahan.
Pemandangan tersebut menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan, gotong royong, dan penghormatan masyarakat setempat terhadap para tamu yang datang.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB tersebut berjalan dengan penuh kebersamaan. Penebaran ikan bukan hanya menjadi kegiatan pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, pelajar, dinas terkait, dan masyarakat.
Rawa Bayu bukan sekadar tempat yang memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan nilai sejarah yang harus dirawat bersama.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan alam tetap lestari, sejarah tetap dikenang, dan semangat kebersamaan masyarakat terus terjaga untuk generasi mendatang.
(*)




























