BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polres Metro Bekasi melaksanakan apel kesiapan yang dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) dalam rangka persiapan pelayanan pengamanan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung di kawasan Plaza Kecamatan Cikarang Timur, Jalan Citarik Lama, Kabupaten Bekasi.
Apel dipimpin oleh Kabagops Polres Metro Bekasi AKBP Alin Kuncoro, dengan Kapolsek Cikarang Timur Kompol Perida Apriyani Sisera selaku Kapam Objek.
Sebanyak 544 personel gabungan disiapkan dalam pelayanan pengamanan, yang terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi dan Polsek jajaran, TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, serta unsur kesehatan.
Dalam arahannya, AKBP Alin Kuncoro menekankan pentingnya kesiapan personel pada seluruh titik pengamanan, baik di lokasi kegiatan, jalur kedatangan dan kepulangan, maupun lokasi transit.
Personel juga diarahkan untuk melakukan pemantauan secara menyeluruh terhadap jalur yang telah ditentukan serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran kegiatan maupun aktivitas masyarakat.
Selain itu, seluruh personel diminta tetap berada pada lokasi penugasan sesuai plotting yang telah ditentukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dan dilaksanakan apel konsolidasi.
Sementara itu, Kompol Perida Apriyani Sisera menekankan agar pembagian personel dilakukan secara proporsional pada setiap titik pengamanan.
Seluruh anggota diminta memahami lokasi penugasan masing-masing serta tidak meninggalkan plotting tanpa arahan pimpinan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel juga ditekankan untuk tidak membawa maupun menggunakan senjata api, tetap mengedepankan pendekatan pelayanan yang humanis, serta menjaga keselamatan masyarakat maupun anggota yang bertugas.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan TWG untuk mematangkan pola pengamanan, penempatan personel, pengaturan jalur, serta sistem komunikasi dan komando selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepolisian guna memastikan kegiatan masyarakat dan agenda organisasi politik dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
(*)

























