SAMPIT // MEDIATNI-POLRI.COM / Bupati Kotim Halikinnor meresmikan pabrik pengolahan kelapa sampit tahun 2025 di desa Bapanggang kecamatan Ketapang senin (8/9/2025) di hadiri wakil ketua DPRD Kotim,Wadanyon B Pelopor, Babinsa 1015-3 Ketapang, Kepala desa Bapanggang Raya dan undangan lainnya.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan “Kabupaten Kotawaringin Timur yang mana kita ketahui bersama merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia dan provinsi Kalimantan Tengah menempati posisi kedua setelah Riau sebagai provinsi dengan perkebunan kelapa sawit terluas.
Berdirinya pabrik pengolahan kelapa PT. Borneo Indah Sawitindo di kabupaten Kotawaringin Timur ini merupakan wujud dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang investasi untuk mengembangkan industri kelapa sawit yang berdaya saing, berkelanjutan, serta diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat sekitar.
Melalui pembangunan pabrik ini, kita tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, kesejahteraan karyawan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar.
Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur menyambut baik beroperasinya pabrik pengolahan kelapa sawit (cpo) PT. Borneo Indah Sawitindo, dan diharapkan dengan beroperasinya pabrik pengolahan kelapa ini dapat memberikan atau menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat sekitar termasuk petani / pekebun di kabupaten Kotawaringin Timur.
Meningkatkan perekonomian daerah, menjadi salah satu penggerak ekspor nasional, sehingga berkontribusi terhadap pendapatan negara dan daerah melalui divisa dan pajak.
Membawa manfaat positif yang sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara pada umumnya dan khususnya bagi daerah serta masyarakat kabupaten Kotawaringin Timur, dan tentunya dapat menjadi contoh pengelolaan industri kelapa sawit yang modern dan ramah lingkungan.
Kami harapkan PT. Borneo Indah Sawitindo dapat ikut membantu dan membina para petani / pekebun kelapa sawit dalam meningkatkan produksi dan kualitas TBS kelapa sawit, khususnya terhadap petani yang tbsnya dibeli sebagai sumber bahan baku untuk PKS,”tutup bupati
(Ariyanto)



























