LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polres Landak – Polda Kalbar, Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mendorong Tim Edukasi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) bersama Satlantas Polres Landak turun langsung ke jalan. Puluhan masker dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat.
Kegiatan pembagian masker tersebut dilaksanakan di Jalan Pemuda Tungkul, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kamis (3/9/2026).
Tim Edukasi PTIK yang dipimpin Ketua Tim PTIK AKP Renov Kusuma Bhakti W.S., Tr.K., bersama AKP AA Reggy, S.Tr.K., IPTU Agus Fajar Gumelar, S.Tr.K., M.H., IPTU Steven Daniel Ginting, S.Tr.K., IPTU Aldy Febrian Difana, S.Tr.K., M.H., IPTU Gagah Ananda Faizal, S.Tr.K., IPTU Anzhari Mattenete, S.Tr.K., M.H., serta IPTU Anfasa Omar Ibra, S.Tr.K., terlihat membagikan masker kepada masyarakat yang melintas.
Dalam kegiatan tersebut, personel juga didampingi anggota Satlantas Polres Landak. Selain membagikan masker, petugas turut memberikan imbauan kepada pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah kondisi jarak pandang yang dapat terganggu akibat kabut asap.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang harus tetap beraktivitas di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan tetap menjaga keselamatan saat berkendara,” ujar Devi.
Menurutnya, upaya pencegahan dampak karhutla tidak hanya dilakukan melalui penanganan titik api, tetapi juga dengan memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak.
“Selain penanganan karhutla, edukasi kepada masyarakat juga sangat penting. Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat meluas, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering.
Sementara itu, Tim Edukasi PTIK terus melakukan kegiatan sosialisasi di sejumlah wilayah Kabupaten Landak. Edukasi tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat dengan memberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla, dampak asap terhadap aktivitas masyarakat, serta pentingnya peran bersama dalam mencegah kebakaran.
Sumber : Humas Polres Landak




























